FISIOLOGI SINUS PARANASAL PDF

Sinus paranasal merupakan salah satu organ tubuh manusia yang sulit . sampai saat ini belum ada persesuaian pendapat mengenai fisiologi sinus paranasal. Transcript of ANATOMI & FISIOLOGI. ANATOMI Sinus Maxillaris – Merupakan sinus yang terbesar – Dasar menghadap Sinus Paranasal. Sinuses (paranasal sinuses) are mucus-lined cavities inside cranial and facial turcica temporal bone frontal sinus squamosal suture crista galli lambdoidal.

Author: Akisida Fenrikinos
Country: Djibouti
Language: English (Spanish)
Genre: History
Published (Last): 16 April 2016
Pages: 93
PDF File Size: 20.76 Mb
ePub File Size: 1.68 Mb
ISBN: 576-9-53721-203-4
Downloads: 95606
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Zolot

Sinus Paranasal Download Report. Published on Jan View 37 Download 0. Emilia Tohir Balaw, M. PKPendahuluanTujuan Pembahasan Diharapkan presentasi refarat ini dapat paranqsal pengetahuan mahasiswa mengenai sinus paranasal. Relevansi singkatPenyakit yg berkenaan dg sinus paranasal merupakan penyakit yg sering ditemukan dlm praktek sehari2. Deskripsi singkat Presentasi ini membahas tentang anatomi anatomi, histologi, fisiologi, serta macam-macam penyakit yang berkaitan dengan sinus paranasal.

Definisi Sinus ParanasalSinus paranasal rongga2 di dalam os maxilla, os frontale, os sphenoidale, dan os ethmoidale.

ANATOMI & FISIOLOGI by wahyu joker on Prezi

Ada empat pasang sinus paranasal, yaitu sinus maksila, sinus frontal, sinus ethmoid dan sinus sphenoid. Sinus paranasal merupakan hasil pneumatisasi tulang-tulang kepala, sehingga terbentuk rongga di dalam tulang. Semua sinus mempunyai muara ostium ke dalam rongga hidung. Perkembangannya dimulai pada fetus usia bulan. Sinus maksila dan sinus ethmoid ada saat bayi lahir.

Sinus frontal berkembang dari sinus ethmoid anterior pada anak usia 8 tahun. Pneumatisasi sinus sphenoid pada usia tahun, berasal dari bagian posterior superior rongga hidung. Sinus besar maksimal pada usia tahun. Sinus FrontalisSinus frontalis terletak antara tabula eksterna dan tabula interna ossis frontalis, di belakang arcus superciliaris dan akar hidung.

Masing-masing sinus berhubungan melalui ductus frontonasalis dengan infundibulum yang bermuara di meatus nasalis medius. Sinus frontalis dipersarafi oleh cabang-cabang kedua nervus supra-orbitalis nervus cranialis V1. Daerah ini rumit dan sempit, dan dinamakan kompleks ostio-meatal KOMterdiri dari infundibulum etmoid yang terdapat di belakang prosessus unsinatus, resesus frontalis, bula ermoid dan sel-sel etmoid anterior dengan ostiumnya dan ostium sinus maksila.

  IEC 61892-7 PDF

Histologi Sinus ParanasalSinus paranasal dilapisi oleh epitel respirasi yang lebih tipis dan mengandung sedikit sel goblet. Lamina propianya mengandung sedikit kelenjar kecil dan menyatu dengan periosteum di bawahnya. Sinus paranasal berhubungan langsung dengan rongga hidung melalui lubang-lubang kecil.

Mukus yang dihasilkan terdorong ke dalam hidung sebagai akibat dari aktivitas sel-sel epitel bersilia. Fisiologi Sinus ParanasalFungsi sinus paranasal antara lain: Sebagai pengatur kondisi udara2. Peredam perubahan tekanan udara6.

Membantu produksi mukus untuk membersihkan rongga hidung. Pemeriksaan Sinus ParanasalInspeksi perhatikan adanya pembengkakan pada mukaPalpasi Nyeri tekan pada pipi dan nyeri ketuk RinoskopiTransiluminasi gambaran yang gelap pada sinusPemeriksaan radiologikSinoskopi lihat keadaan di dalam sinus apakah ada sekret, polip, jaringan granulasi, massa tumor atau kista Penyakit Pada SinusPenyakit pada sinus meliputi sinusitis, sinusitis non-infeksiosa, penyakit sinus konginental, penyakit sinus traumatik, dan snus sinus neoplastik.

SinusitisSinusitis inflamasi mukosa sinus paranasal. Bila mengenai beberapa sinus multisinusitis, semua pansinusitis. Paling sering sinus ethmoid dan maxilla. Infeksi gigi sinusitis dentogen.

PPT – FISIOLOGI HIDUNG DAN SINUS PARANASAL PowerPoint Presentation – ID

Sinusitis berbahaya komplikasi fisiiologi dan intrakranial, asma. Berdasarkan perjalanan penyakitnya sinusitis terbagi atas: Sinusitis kronik Faktor penyebab: Sinusitis Non-InfeksiosaSinusitis non-infeksiosa sebagian besar disebabkan oleh karena alergi dan iritasi bahan-bahan kimia.

Paganasal Homeostasis sinus paranasalis 2. Sinusitis alergikaPenyakit Sinus KonginentalVariasi UkuranSindrom Kartagener hipoplasia satu atau lebih sinus, infeksi berulang, dan poliposis hidungFibrosis Kistik sifat autosomal resesif lengan manifestasi dan komplikasi yang mudah berubah, penyakit ini melibatkan berbagai kelenjar penghasil mukus pada saluran napas dan cernaPenyakit Sinus TraumatikFraktur sinus frontalis, fraktur nasoethmoidalis, fraktur tulang pipi umumnya, dan semua fraktur maxilla selalu berhubungan dengan sinus paranasalis, dan dengan demikian merupakan fraktur terbuka.

  ARGENTINA Y EL MERCOSUR EDITORIAL AZ PDF

Pembengkakan mukosa pasca trauma dapat mengganggu ostium sinus, dan bersama dengan darah yang terkumpul di dalam sinus merupakan predisposisi terhadap infeksi akut.

Penyakit Sinus NeoplastikTumor jinak tampak pada sinus serupa dengan tumor jinak yang ditemukan dalam hidung. Tumor lain yang perlu dijelaskan adalah osteoma, yaitu tumor jinak yang berkembang di dalam sinus-paling sering pada sinus frontalis.

Makna klinisnya terletak pada kemampuan tumor menyumbat sinus dengan pertambahan besamya. KesimpulanSinus paranasal adalah rongga-rongga di sekitar hidung dengan bentuk bervariasi yang merupakan hasil pneumatisasi tulang kepala. Ada 4 pasang sinus, yaitu sinus maxillaris, sinus frontalis, sinus ethmoidalis dan sinus sphenoidalis.

Sinus paranasal dilapisi oleh epitel respirasi yang lebih tipis dan mengandung sedikit sel goblet. Fungsi sinus paranasal adalah sebagai pengatur kondisi udara pernapasan; penahan suhu; membantu keseimbangan suara; membantu resonansi suara; peredam perubahan tekanan udara; dan membantu produksi mukus untuk membersihkan rongga hidung. Pemeriksaan sinus paranasal dilakukan dengan cara inspeksi, palpasi dan transiluminasi. Penyakit pada sinus meliputi sinusitis, sinusitis non-infeksiosa, penyakit sinus konginental, penyakit sinus traumatik, dan penyakit sinus neoplastik.

SaranPenulis menyarankan agar koleksi buku ajar yang berkenaan dengan sinus paranasal di perpustakaan ditambah untuk mempermudah mahasiswa mencari informasi yang lebih lengkap.

FISIOLOGI HIDUNG DAN SINUS PARANASAL

Teknik Radiografi Sinus Paranasal Documents. Hidung Dan Sinus Paranasal Documents. A supernumerary paranasal sinus Documents.

Presentasi Infeksi Sinus Paranasal Documents. Sinus Paranasal Dan Mastoid Documents. Paranasal sinus radiology, part 3B: Paranasal Sinus 01 Slides Documents. Kaposiform hemangioendothelioma of paranasal sinus Documents. Sinus paranasal pdf – paranasal pdf Of the paranasal sinuses in infants and children Diseases of nose and paranasal sinuses can